Artikel tentang Hari Guru Nasional
Di
indonesia, tak asing lagi bahkan sudah melekat kuat di telinga masyarakat
dengan nama atau istilah “guru”. Yang mana dapat kita ketahui bersama bahwa
peran seorang guru amatlah vital demi regenerasi kehidupan berbangsa dan
bernegara yang berharkat dan bermartabat. Mengingat, guru adalah seorang yang
begitu berjasa dengan segala keterbatasan yang ia miliki. Namun, dengan tekad
dan semangat serta gigih dalam berjuang yang mereka miliki, secara langsung
maupun tidak langsung mereka dapat mewujudkan hal tersebut. Sehingga, sampai
hari ini para gurulah yang mempunyai andil dan peran besar terhadap kemajuan
dan pembentukan karakter anak bangsa.
Terlepas
dari itu semua, pada tanggal 25 November 2017 baru saja di peringati sebagai
Hari Guru Nasional (HGN). Namun, jangan
lupa bahwa HGN tidak akan dapat tercipta atau dapat kita kenal sampai hari ini
ketika tidak ada sejarah yang mendasarinya. Artinya bahwa sejarah guru itu
sifatnya sangat kompleks sekali. Karena tanpa adanya sejarah, tidak akan mungkin
pada tanggal 25 November kita kenal sebagai hari guru nasional.
Maka,
sudah sepatutnya pada momentum hari guru nasional ini sedikit banyak mari
merenungi dan mengenang betapa besar jasa-jasa mereka. Sehingga, dengan adanya
peringatan hari guru nasional ini diharapkan dapat membawa manfaat dan
memberikan hikmah kepada kita semua.
Adapun hikmah yang dapat kita petik dari peringatan hari guru nasional ini diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Bahwa
ilmu yang telah kita dapatkan tidak serta merta kita dapatkan begitu saja. Akan
tetapi tidak lepas dari peran seorang guru;
2. Mengingatkan
kita bahwa betapa besar jasa seorang guru kepada kita;
3. Ilmu
yang telah kita dapat wajib hukumnya kita realisasikan (amalkan);
4. Sebagai
bentuk penghormatan dan apresiasi tinggi terhadap guru, dan melawan lupa
terhadap jasa-jasa mereka.
Hymne Guru
Ciptaan : Sartono
Terpujilah wahai engkau ibu
bapak guru
Namamu akan selalu hidup
dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di
dalam hatiku
Sebagai prasasti terima
kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam
kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk
dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan
bangsa
Tanpa tanda jasa..
Khususon ilaa jami’il asatidz wal asatidzati, lahumul fatihah..
By : Muhammad Ilfan Sokhib
Tidak ada komentar:
Posting Komentar