OPINI TENTANG
SISTEM INFORMASI
Karya: Muhammad Ilfan Sokhib
N.I.M. (2015127200121)
Dosen Pembimbing :
Muhammad Haris, M.Pd.I
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Semester V A, Angkatan II
Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD)
Lamongan Jawa Timur
Hai kawan...
Apa kabar ?
Taukah kalian....
Saat ini dalam dunia pendidikan tak bisa lepas dari peran
teknologi informasi. Hal ini tentu mengakibatkan perubahan yang cukup pesat.
Lihat saja, mulai dari membeli buku-buku kuliah, pendaftaran mahasiswa baru,
Pembayaran SPP kampus, mengerjakan tugas, pembuatan makalah, Ujian Tengah
Semester (UTS), Ujian Akhir Semerter (UAS), dan lain-lain semuanya sudah
menggunakan yang namanya sistem informasi.
Lalu bagaimana manfaat sistem informasi bagi sebuah lembaga atau
instansi pendidikan?
Tentu hal ini bisa menjadi angin segar bagi lembaga atau instansi
pendidikan yang menggunakan atau memanfaatkan sistem informasi tersebut.
Pasalnya, dengan semakin maju dan berkembangnya sistem informasi, secara sadar
ataupun tidak sadar dapat membantu mempermudah segala bentuk tugas dan
pekerjaan yang ada. Sehingga dapat meminimalisir segala keterbasan yang terjadi.
Baik keterbasan ruang, waktu, tenaga, dan lain-lain.
Suatu contoh lembaga atau instansi pendidikan atau perguruan tinggi
yang ada di pondok pesantren sunan drajat Lamongan, yaitu Institut Pesantren
Sunan Drajat (INSUD) yang kurang lebih hampir 2,5 tahun ini menjadikan saya
berstatus sebagai mahasiswa. Mengapa demikian? Hal ini dapat dilihat bahwa
kampus yang notabene adalah pesantren yang mana hal ini mengindikasikan kesan
kuno yang jauh dari peradaban bahkan perkembangan sistem informasi, justru
sedikit banyak telah memanfaatkan sistem informasi tersebut.
Di lihat dari aspek historis, Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD)
yang dulunya adalah Sekolah Tinggi Agama Islam Raden Qosim (STAIRA) telah mampu
berkembang dari tahun ke tahun secara signifikan. Sehingga, STAIRA Lamongan
yang didirikan sejak tahun 2008 berdasarkan Keputusan Direktur Jendral
Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dengan SK Nomor : DJ.I/302/2008
tertanggal 04 September, akhirnya pada tahun 2015 STAIRA resmi berubah nama
menjadi INSUD berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama RI dengan SK Nomor 3333 tertanggal 11 Juni Tahun 2015. Yang mana
dalam hal ini tentu tidak bisa terlepas dari peran sistem informasi.
Kembali ke pembahasan awal, bahwa pemanfaatan sistem informasi itu
amatlah penting. Salah satu contoh atau wujud nyata penerapan sistem informasi
di INSUD adalah di bentuk atau di buatnya WEB INSUD yang beralamatkan www.insud.ac.id. Di dalamnya terdapat
informasi-informasi yang cukup penting. khususnya bagi mahasiswa (i) dan
umumnya bagi masyarakat sekitar serta pengguna atau pengakses alamat WEB
tersebut. Ini dapat di buktikan dengan terbantunya mahasiswa (i) yang membutuhkan
suatu informasi. Yang mana mahasiswa (i) tersebut tidak perlu lagi datang ke
kantor secara langsung. Cukup mengetikkan di mesin pencarian Google di Browser
HP atau Tablet mereka. Walaupun dalam praktiknya, mahasiswa (i) akan lebih baik
dan sopan ketika datang langsung ke kantor INSUD. Namun, apa salahnya memanfaatkan
sistem informasi yang ada. Terlebih bagi mahasiswa yang memang rumahnya jauh,
sehingga ketika membutuhkan sebuah informasi tidak perlu lagi jauh-jauh datang
ke kantor INSUD. Dengan demikian, sangat jelas bahwa sistem informasi dapat
memudahkan seseorang dalam memperoleh informasi tanpa mengalami kesulitan. Wujud
paling nyata dalam pemanfaatan sistem informasi ini adalah blog dan atau
tulisan saya yang saat ini sedang anda buka dan anda baca. Karena tanpa adanya
sistem informasi, tidak mungkin tulisan ini sampai di anda atau terbaca oleh
anda.
Dalam kaitannya dengan organisasi, sistem informasi mampu
memudahkan ketika melakukan komunikasi. Contoh yang paling trend saat ini adalah penggunaan
jejaring sosial semisal Whatshapp. Yang mana di dalam Whatshapp
di buatlah suatu grup, lalu di masukkan beberapa kontak orang yang punya
kepentingan kedalam grup tersebut. yang selanjutnya dapat melakukan sebuah diskusi, sharing pengetahuan, bertukar fikiran, ide, gagasan, dan lain-lain. Contoh lain dari pemanfaatan sistem informasi adalah Instagram. Di dalamnya
terdapat database yang mana dalam penerapannya mampu memfasilitasi dan menunjang
seseorang ataupun kelompok dalam menyebarkan sebuah informasi. Berupa foto atau
video yang di bawahnya di sertai dengan deskripsi atau keterangan yang bisa di
modifikasi sedemikian rupa sesuai selera penggunanya. sehingga dengan di posting nya suatu gambar atau video, sedikitnya dapat menginformasikan suatu hal atau maksud tertentu.
Bagi mahasiswa (i), adanya sistem informasi menurut mereka adalah
sebuah kebahagiaan yang tak tergantikan. Karena apa? Mahasiswa (i) yang dalam
kesehariannya sudah jelas pasti mendapat atau mempunyai tugas kuliah semisal
membuat makalah. Lalu, dengan memanfaatkan sistem informasi yang ada, mereka
dapat dengan mudah mengerjakan tugasnya tanpa mengalami kesulitan yang cukup
berarti. Sehingga dalam perjalanannya, sistem informasi dirasa perlu terus di
manfaatkan. Namun, yang perlu di garis bawahi adalah bahwa dengan adanya sistem
informasi bukan berarti sistem informasi adalah segalanya, tapi sistem
informasi adalah alat ketika suatu masalah dan pekerjaan mengalami kebuntuan
atau sulit proses penyelesaiannya dan pelaksaannya.
Kendati pun demikian, sistem informasi haruslah dapat di manfaatkan
secara positif, dan sesuai kebutuhan saja. Karena bukan tak mungkin dengan
adanya sistem informasi, justru menimbulkan hal-hal yang negatif di karenakan
salah dalam menggunakannya. Jadi, disini saya akan mencoba menambah jumlah
angka manusia yang menggunakan sistem informasi ke arah yang lebih positif dengan membuat atau menerbitkan tulisan ini. dan
mudah-mudahan memberi manfaat.
Demikian sedikit Opini tentang Sistem Informasi. Satu hal yang
perlu kita renungi dan kita kaji bersama adalah bahwa
bagaimana kita mampu memanfaatkan sebaik-baiknya sistem informasi tersebut,
bagi diri sendiri, bagi organisasi, bagi sebuah lembaga atau institusi
pendidikan dan perguruan tinggi. Sehingga benar-benar membantu, memudahkan, dan
meringankan segala bentuk permasalahan dan pekerjaan yang ada. Tanpa mengkesampingkan
norma-norma atau aturan yang berlaku.
Mohon maaf jika tulisan saya terkesan semrawut yang kata
orang jawa gak ngalor gak ngidul. Hehe. Akan tetapi mudah-mudahan memberi
manfaat bagi kita semua. Amin.
Terimakasih telah sudi mampir di blog saya.
#demiilmu
By :
Muhammad Ilfan
Sokhib
Ketua
HIMMAPRODI MPI Periode II
Angkatan 2016-2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar